Akses Air Bersih Pulih di Agam Berkat Kolaborasi Alumni IPB
TVTOGEL — Akses air bersih untuk ratusan keluarga di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akhirnya dapat terpenuhi. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni (ARM HA) IPB University dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) HA IPB Sumatera Barat. Fokus mereka adalah menuntaskan persoalan air di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Pelambayan, pascaterjadinya bencana.
Infrastruktur Air untuk 200 Keluarga
Kolaborasi tersebut mewujud dalam penyediaan sarana air bersih berupa pemasangan jaringan pipa HDPE (high density polyethylene) sepanjang satu kilometer. Pipa ini terhubung ke 200 rumah warga. Selain jaringan pipa, juga disediakan tangki penampung air (toren) berkapasitas 3.300 liter. Dengan demikian, sekitar 1.300 jiwa dari 200 kepala keluarga kini telah menikmati akses air yang layak.
Sekretaris Jenderal ARM HA IPB, Agus Rusli, merinci cakupan manfaat dari proyek ini. “Dengan selesainya pemipaan sepanjang 1 kilometer ini, sebanyak 200 rumah, 1 unit puskesmas, 2 masjid, dan 5 surau kini telah mendapatkan akses air bersih,” jelas Agus. Penyerahan instalasi secara simbolis dilakukan kepada Wali Nagari Salareh Aia Timur, Ahmad Fauzi.
Pemulihan Pascabencana
Keberadaan infrastruktur baru ini sangat krusial bagi warga. Sebelumnya, pasokan air dari program PAMSIMAS dan sumber lainnya sempat terputus pasca bencana melanda wilayah tersebut. Perbaikan jaringan pipa menjadi solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari masyarakat.
Agus juga menyampaikan harapannya agar fasilitas ini dapat dikelola dan dipelihara dengan baik oleh warga setempat, sehingga manfaatnya bisa berkelanjutan.
Pipa HDPE: Pilihan Tepat untuk Daerah Rawan
Pemipaan air di Salareh Aia Timur ini merupakan tahap kedua dari program bantuan ARM HA IPB untuk korban bencana di Sumbar. Tahap pertama telah terlaksana di nagari tetangga dengan pemasangan pipa sepanjang 600 meter.
Pemilihan material pipa HDPE dinilai sangat tepat. Material ini memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan air dan pergeseran tanah, sehingga cocok untuk daerah yang rawan bencana. Pemasangannya pun mempertimbangkan kontur wilayah agar distribusi air dapat optimal hingga ke setiap rumah.
“Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan pendanaan, tenaga teknis, hingga partisipasi aktif masyarakat berhasil mendorong agenda tersebut,” tegas Agus. Pendekatan gotong royong tidak hanya mempercepat pengerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas yang dibangun.
Dampak Nyata bagi Penyintas
Program relawan alumni IPB University ini membawa manfaat besar bagi kehidupan warga terdampak. Rika, salah seorang penyintas yang rumahnya hanyut dan kini tinggal di tenda pengungsian, mengungkapkan betapa terbantunya dengan adanya sambungan air di area pengungsian.
“Kini saya lebih mudah mengakses air untuk mandi, mencuci, dan keperluan lainnya. Anak saya bisa mandi dan sudah bersemangat ingin bersekolah kembali,” ujar Rika.
Ketua DPD HA IPB Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan tindakan nyata ARM HA serta para alumni. Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk kelompok pengelola air, Brimob, dan masyarakat yang bergotong royong dalam pemasangan.
Akses air bersih yang terjamin dinilai mampu meningkatkan kualitas kesehatan para penyintas, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang lebih mudah terkena penyakit.
