Search for:
  • Home/
  • Hukum/
  • Polri Kejar Tangan Kanan Buronan ‘The Doctor’ di Malaysia
Polri Kejar Tangan Kanan Buronan 'The Doctor' di Malaysia

Polri Kejar Tangan Kanan Buronan ‘The Doctor’ di Malaysia

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sedang mengintensifkan pencarian terhadap Rendy Hermawan, yang telah resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pria ini diketahui memiliki peran krusial sebagai tangan kanan dari buronan utama bernama Andre, yang dikenal dengan julukan “The Doctor”.

Peran Penting dalam Sindikat

Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, selaku Direktur Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, menegaskan bahwa Rendy Hermawan merupakan sosok penting di belakang Andre. Julukan “The Doctor” yang melekat pada Andre sendiri diduga merujuk pada keahlian atau perannya sebagai “ahli” dalam meracik strategi dan sistem distribusi jaringan narkoba yang mereka kelola, layaknya seorang dokter di dunia kriminal.

Eko menjelaskan bahwa tugas Rendy dalam jaringan tersebut sangat spesifik dan vital. “Ia memiliki peran antara lain sebagai perekrut sindikat penyedia rekening tampungan untuk transaksi narkoba. Posisi terakhir yang bersangkutan dilaporkan berada di Malaysia,” jelas Eko dalam keterangannya.

Koordinasi dengan Kepolisian Malaysia

Menyadari bahwa buronan tersebut diduga telah melarikan diri ke luar negeri, Bareskrim Polri telah mengambil langkah diplomatik dan operasional. Mereka telah menjalin koordinasi resmi dengan kepolisian Malaysia, yang dikenal sebagai PDRM.

“Dittipidnarkoba sudah berkoordinasi dengan PDRM melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri untuk meminta bantuan penangkapan DPO tersebut,” ungkap Eko Hadi Santoso. Langkah ini menunjukkan komitmen Polri untuk mengejar buronan hingga ke luar wilayah yurisdiksi Indonesia, dengan mengandalkan kerja sama penegak hukum internasional.

Pengejaran terhadap Rendy Hermawan merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk membongkar dan melumpuhkan jaringan narkoba internasional yang melibatkan warga negara Indonesia. Keberhasilannya ditangkap diharapkan dapat membuka tabir lebih dalam mengenai operasi sindikat dan mengungkap alur finansial dari transaksi ilegal mereka.