<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ramadan 1447 H Archives -</title>
	<atom:link href="https://www.kagajwale.com/tag/ramadan-1447-h/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kagajwale.com/tag/ramadan-1447-h/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Feb 2026 07:01:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.kagajwale.com/wp-content/uploads/2023/12/cropped-Cool-Text-kagajwale-449550289061445-1-32x32.png</url>
	<title>Ramadan 1447 H Archives -</title>
	<link>https://www.kagajwale.com/tag/ramadan-1447-h/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MUI Ajak Imam Masjid Doakan Palestina dengan Qunut Nazilah</title>
		<link>https://www.kagajwale.com/mui-ajak-imam-masjid-doakan-palestina-dengan-qunut-nazilah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 05:05:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Masjid Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[imam masjid]]></category>
		<category><![CDATA[kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[konflik Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kagajwale.com/mui-ajak-imam-masjid-doakan-palestina-dengan-qunut-nazilah/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketua Umum MUI mengajak seluruh imam masjid di Indonesia mendoakan bangsa Palestina, khususnya Gaza, selama Ramadan 1447 H....</p>
<p>The post <a href="https://www.kagajwale.com/mui-ajak-imam-masjid-doakan-palestina-dengan-qunut-nazilah/">MUI Ajak Imam Masjid Doakan Palestina dengan Qunut Nazilah</a> appeared first on <a href="https://www.kagajwale.com"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.kagajwale.com/" target="_blank" rel="noopener">kagajwale</a> — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengimbau seluruh imam masjid di tanah air untuk secara khusus mendoakan bangsa Palestina, terutama masyarakat yang berada di Gaza, selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.</p>
<p>Ajakan ini disampaikan dalam Konferensi Pers Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1447 H di Jakarta. Anwar Iskandar menyerukan agar doa qunut nazilah dibacakan dalam salat fardu sebagai bentuk permohonan pertolongan kepada Allah SWT.</p>
<h2>Makna dan Tujuan Qunut Nazilah</h2>
<p>Qunut nazilah merupakan doa khusus yang dibaca pada rakaat terakhir salat, biasanya setelah gerakan rukuk. Praktik ini diamalkan umat Islam ketika menghadapi musibah besar, bencana, atau situasi darurat yang menimpa sesama Muslim, sebagai bentuk solidaritas dan permohonan perlindungan ilahi.</p>
<h2>Peran Organisasi Islam dalam Penyebaran Seruan</h2>
<p>Anwar Iskandar berharap seruan ini dapat disampaikan secara luas melalui jaringan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta organisasi kemasyarakatan Islam terbesar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Tujuannya adalah agar seluruh imam masjid dapat menggalang doa bersama selama Ramadan, bulan yang diyakini penuh keberkahan dan waktu mustajab untuk berdoa.</p>
<h3>Ramadan sebagai Momentum Solidaritas</h3>
<p>Lebih lanjut, Anwar menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat ikatan solidaritas kemanusiaan. Doa bersama ini diharapkan dapat menjadi penyejuk bagi masyarakat Palestina di Gaza yang hingga kini masih berjuang menghadapi situasi sulit akibat konflik berkepanjangan.</p>
<p>The post <a href="https://www.kagajwale.com/mui-ajak-imam-masjid-doakan-palestina-dengan-qunut-nazilah/">MUI Ajak Imam Masjid Doakan Palestina dengan Qunut Nazilah</a> appeared first on <a href="https://www.kagajwale.com"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prakiraan Awal Ramadan 2026: Potensi Perbedaan Penetapan</title>
		<link>https://www.kagajwale.com/prakiraan-awal-ramadan-2026-potensi-perbedaan-penetapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 13:58:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hisab rukyat]]></category>
		<category><![CDATA[kalender Hijriyah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan penentuan puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[sidang isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kagajwale.com/prakiraan-awal-ramadan-2026-potensi-perbedaan-penetapan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyah, NU, dan pemerintah memiliki prakiraan berbeda untuk 1 Ramadan 1447 H. Simak analisis dan metode penetapannya....</p>
<p>The post <a href="https://www.kagajwale.com/prakiraan-awal-ramadan-2026-potensi-perbedaan-penetapan/">Prakiraan Awal Ramadan 2026: Potensi Perbedaan Penetapan</a> appeared first on <a href="https://www.kagajwale.com"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.kagajwale.com/" target="_blank" rel="noopener">kagajwale</a> — Perbedaan dalam menetapkan tanggal awal Ramadan bukanlah hal yang baru. Fenomena ini kembali mengemuka menyambut Ramadan 1447 Hijriyah, di mana terdapat prakiraan yang berbeda antara organisasi masyarakat dan pemerintah. Muhammadiyah telah mengumumkan perkiraannya, sementara keputusan resmi pemerintah Indonesia akan ditetapkan melalui Sidang Isbat.</p>
<h2>Potensi Selisih Hari dalam Memulai Puasa</h2>
<p>Berdasarkan metode yang digunakan, sangat mungkin terjadi selisih satu hari dalam memulai ibadah puasa. Jika hasil rukyatul hilal yang dilakukan atas nama pemerintah menunjukkan bahwa hilal belum teramati atau belum memenuhi kriteria imkanur rukyat, maka penetapan 1 Ramadan dapat diundur. Situasi ini berpotensi menciptakan dua tanggal yang berbeda: satu diikuti oleh warga Muhammadiyah dan satu lagi diikuti oleh umat Islam yang merujuk pada keputusan pemerintah.</p>
<h2>Rangkuman Prakiraan 1 Ramadan 1447 H</h2>
<p>Berikut adalah prakiraan tanggal mulai Ramadan 2026 dari tiga entitas utama:</p>
<h3>1. Muhammadiyah</h3>
<p>Menggunakan metode <i>hisab hakiki wujudul hilal</i>, Muhammadiyah melalui maklumat resminya telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada <strong>Rabu, 18 Februari 2026</strong>. Selanjutnya, 1 Syawal 1447 H diprakirakan jatuh pada <strong>Jumat, 20 Maret 2026</strong>.</p>
<h3>2. Nahdlatul Ulama (NU)</h3>
<p>NU umumnya mengacu pada kombinasi antara rukyatul hilal (pengamatan bulan) dan hisab (perhitungan). Berdasarkan almanak yang dirilis oleh Lembaga Falakiyah, diperkirakan 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada <strong>Kamis, 19 Februari 2026</strong>. Sementara Idulfitri 1447 H diprakirakan bertepatan dengan <strong>Sabtu, 21 Maret 2026</strong>.</p>
<h3>3. Pemerintah Indonesia</h3>
<p>Penetapan resmi pemerintah dilakukan melalui Sidang Isbat yang mengakomodasi laporan pengamatan hilal dari berbagai titik di Indonesia dan hasil perhitungan astronomi. Berdasarkan prakiraan, pemerintah memperkirakan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada <strong>Kamis, 19 Februari 2026</strong>, dan 1 Syawal pada <strong>Sabtu, 21 Maret 2026</strong>.</p>
<h2>Menjaga Toleransi dan Menunggu Keputusan Resmi</h2>
<p>Pemerintah menghimbau seluruh masyarakat untuk saling menghormati perbedaan yang mungkin timbul. Keputusan final dan yang menjadi acuan nasional adalah hasil Sidang Isbat yang diumumkan secara resmi. Prinsip toleransi dan ukhuwah Islamiyah diharapkan dapat mengedepankan persatuan di tengah keragaman metode penentuan ini.</p>
<p>The post <a href="https://www.kagajwale.com/prakiraan-awal-ramadan-2026-potensi-perbedaan-penetapan/">Prakiraan Awal Ramadan 2026: Potensi Perbedaan Penetapan</a> appeared first on <a href="https://www.kagajwale.com"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
